Site Loader
Jl.By Pass Ngurah Rai, Nusa-Dua

Badung , 5 Maret 2026 – Semangat kebersamaan dan toleransi tampak jelas di lingkungan SLB Negeri 1 Badung saat sekolah tersebut menggelar kegiatan berbuka puasa bersama sebagai bagian dari penguatan moderasi beragama di kalangan warga sekolah. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini melibatkan siswa, guru, serta tenaga kependidikan dari berbagai latar belakang agama.

Acara diawali dengan kegiatan kebersamaan seperti doa bersama, berbagi cerita, serta edukasi singkat mengenai pentingnya saling menghormati perbedaan keyakinan. Para siswa diajak untuk memahami bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dijaga melalui sikap toleransi, saling menghargai, dan gotong royong.

Kepala sekolah SLB Negeri 1 Badung dan Ketua Komite Sekolah menyampaikan hal yang sama bahwa kegiatan berbuka puasa bersama ini tidak hanya menjadi momen ibadah bagi siswa yang menjalankan puasa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nilai-nilai moderasi beragama bagi seluruh warga sekolah. Menurutnya, melalui kegiatan sederhana seperti berbagi makanan dan duduk bersama, para siswa dapat belajar tentang empati, kebersamaan, dan penghormatan terhadap perbedaan.

“Di sekolah kami terdapat siswa dengan latar belakang agama yang beragam. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai toleransi sejak dini, agar anak-anak terbiasa hidup rukun dalam keberagaman,” ujarnya.

Para siswa guru dan staf non Muslim juga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan membantu menyiapkan hidangan berbuka dan mengikuti rangkaian acara kebersamaan. Hal ini mencerminkan semangat inklusivitas yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan ditutup dengan berbuka puasa bersama yang diikuti dengan penuh kebersamaan. Suasana hangat terlihat ketika para siswa saling berbagi makanan dan bercengkerama dengan guru serta teman-temannya.

Melalui kegiatan ini, SLB Negeri 1 Badung berharap nilai-nilai moderasi beragama dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, sehingga tercipta generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki sikap toleran, inklusif, dan menghargai keberagaman.

Bagika berita ini :

Post Author: tim publikasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *