Site Loader
Jl.By Pass Ngurah Rai, Nusa-Dua

Badung, 6 Maret 2026 – Kegiatan kokurikuler tentang pencegahan dan edukasi antibullying dilaksanakan oleh siswa SDLB dengan penuh antusias di lingkungan sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, serta membangun lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Kegiatan tersebut dipandu oleh Pak Anom Suwendra, selaku guru Bimbingan dan Konseling (BK). Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan kepada siswa tentang pengertian bullying, berbagai bentuk perilaku bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatif yang dapat dirasakan oleh korban maupun pelaku.

Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa, Pak Anom Suwendra juga memberikan contoh-contoh situasi yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari. Beliau mengajak siswa untuk berani berkata baik, saling membantu, dan tidak mengejek teman yang memiliki perbedaan. Selain itu, siswa juga diajak untuk berani melaporkan kepada guru apabila melihat atau mengalami tindakan bullying.

Kegiatan kokurikuler ini dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab, permainan sederhana, serta simulasi sikap saling menghargai antar teman. Para siswa terlihat aktif mengikuti kegiatan dan menunjukkan sikap positif terhadap pesan-pesan yang disampaikan.

Melalui kegiatan antibullying ini diharapkan seluruh siswa SDLB dapat memahami pentingnya sikap empati, saling menghormati, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, inklusif, dan bebas dari bullying.

Bagika berita ini :

Post Author: tim publikasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *