Badung, 5 Juni 2026– SLB Negeri 1 Badung menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan dan penyelarasan program sekolah dengan arah kebijakan pendidikan Pemerintah Provinsi Bali. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SLB Negeri 1 Badung serta menghadirkan sejumlah narasumber dari lingkungan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali.Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 5,6 dan 8 Juni 2026.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali, Bapak Ida Bagus Gde Wesnawa Punia, S.T., M.Si. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penyelarasan visi dan misi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Bali dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Beliau menjelaskan bahwa kurikulum yang disusun oleh setiap satuan pendidikan hendaknya mampu mengakomodasi nilai-nilai budaya Bali, penguatan karakter, pelestarian lingkungan, serta pengembangan kompetensi peserta didik yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, pendidikan di Bali diharapkan dapat melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, berbudaya, dan siap menghadapi tantangan global tanpa meninggalkan jati diri sebagai masyarakat Bali.
Materi berikutnya disampaikan oleh Bapak Wayan Raka dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Bali. Dalam paparannya, beliau mengangkat tema pembelajaran berbasis digital yang saat ini menjadi salah satu kebutuhan utama dalam dunia pendidikan. Beliau memperkenalkan berbagai platform digital yang dapat dimanfaatkan guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, seperti penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI), Canva, Ruang Pendidikan, serta berbagai aplikasi pendukung lainnya.Menurut beliau, pemanfaatan teknologi digital tidak hanya membantu guru dalam menyusun perangkat pembelajaran, tetapi juga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Guru diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih efektif dan bermakna bagi peserta didik.
Selanjutnya, Pengawas SLB Provinsi Bali, Bapak Sang Kompyang Arda, memberikan pemaparan terkait substansi kurikulum yang akan digunakan di SLB Negeri 1 Badung. Dalam materinya, beliau menjelaskan berbagai regulasi dan peraturan yang menjadi dasar penyusunan kurikulum satuan pendidikan, mulai dari kebijakan nasional hingga kebijakan daerah yang berlaku di Provinsi Bali.Beliau juga menegaskan pentingnya memasukkan nilai-nilai yang terkandung dalam visi pembangunan Provinsi Bali ke dalam dokumen kurikulum sekolah, sehingga seluruh program pendidikan yang dilaksanakan dapat berjalan selaras dengan arah pembangunan daerah. Selain itu, kurikulum harus mampu mengakomodasi kebutuhan dan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus agar layanan pendidikan yang diberikan benar-benar sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing siswa.
Materi terakhir disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Disdikpora Provinsi Bali, Anak Agung Bagus Suryawan, S.AP., M.AP yang kembali menegaskan pentingnya penyelarasan visi dan misi satuan pendidikan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali. Dalam paparannya, beliau mengingatkan bahwa seluruh program sekolah, baik dalam aspek pembelajaran, pengembangan karakter, maupun kegiatan kesiswaan, perlu dirancang untuk mendukung terwujudnya tujuan pembangunan pendidikan Bali yang berlandaskan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
Melalui kegiatan Review Kurikulum Tahun 2026 ini, SLB Negeri 1 Badung diharapkan mampu menyusun dokumen kurikulum yang lebih komprehensif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik serta perkembangan pendidikan saat ini. Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh warga sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan selaras dengan kebijakan pendidikan Provinsi Bali demi mewujudkan generasi yang unggul, mandiri, dan berkarakter.





