Badung, 17 April 2026, –Dalam rangka World Hearing Day Yayasan Simfoni Indonesia dan Perhati Bali , yang bergerak di bidang kesehatan Telinga Hidung menggelar kegiatan sosial berupa pemeriksaan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) di SLB Negeri 1 Badung. Kegiatan ini secara khusus menyasar anak-anak berkebutuhan khusus, di antaranya tunarungu, tunagrahita, dan anak dengan autisme.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini gangguan kesehatan THT yang dapat memengaruhi kemampuan komunikasi, tumbuh kembang, serta kualitas hidup anak. Tim medis yang terlibat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan pendekatan yang ramah anak, sehingga para siswa merasa nyaman selama proses berlangsung.
Selain pemeriksaan, para guru dan pendamping juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan THT serta cara mengenali gejala gangguan sejak dini, khususnya pada anak-anak dengan kebutuhan khusus yang seringkali memiliki keterbatasan dalam menyampaikan keluhan.
Perwakilan dari Yayasan Simfoni Bali menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian lebih. “Kami ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan yang layak, sekaligus membantu mendukung proses belajar dan perkembangan mereka,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerja sama serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. Para orang tua siswa juga mengapresiasi adanya layanan pemeriksaan gratis ini, karena sangat membantu dalam mengetahui kondisi kesehatan anak sejak dini.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Simfoni Indonesia dan Perhati Bali berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak berkebutuhan khusus di Bali.



