23 Januari 2026 – SLB Negeri 1 Badung melalui POJKA 1 mengadakan LITERASI DIGITAL, agar anak-anak SLB semakin tahu mana yang memang bagus dan mana yang tidak di dalam mempergunakan produk digital, khususnya Handphone.
Di era digital saat ini, teknologi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Penggunaan perangkat digital seperti handphone, tablet, dan komputer semakin meluas, tidak hanya di kalangan orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Kondisi ini menuntut adanya literasi digital, yaitu kemampuan untuk menggunakan teknologi digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan perangkat teknologi, tetapi juga mencakup kemampuan memilah informasi, memahami dampak penggunaan teknologi, serta bersikap kritis terhadap konten digital. Dengan literasi digital yang baik, pengguna dapat terhindar dari informasi palsu, konten negatif, dan penyalahgunaan teknologi.
Namun, penggunaan teknologi—khususnya handphone—pada anak juga memiliki dampak buruk apabila tidak diawasi dengan baik. Anak-anak berisiko mengalami kecanduan bermain HP berkurangnya interaksi sosial, gangguan kesehatan mata, hingga terpapar konten yang tidak sesuai usia. Selain itu, penggunaan handphone yang berlebihan dapat mengganggu konsentrasi belajar dan perkembangan emosional anak.
Di sisi lain, teknologi juga membawa dampak positif jika digunakan secara tepat. Handphone dapat menjadi sarana pembelajaran digital, memperluas wawasan, meningkatkan kreativitas, serta membantu anak mengembangkan keterampilan teknologi sejak dini. Akses terhadap informasi dan materi edukatif dapat mendukung proses belajar yang lebih menarik dan interaktif.
Agar teknologi dapat dimanfaatkan secara baik dan benar, diperlukan peran aktif dari berbagai pihak. Orang tua dan pendidik perlu melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap penggunaan handphone pada anak. Pembatasan waktu layar (screen time), pemilihan konten yang sesuai usia, serta edukasi tentang etika berinternet menjadi langkah penting. Selain itu, anak juga perlu diajarkan untuk menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan aktivitas fisik dan interaksi sosial di dunia nyata.
Dengan penerapan literasi digital yang baik, teknologi tidak hanya menjadi alat hiburan, tetapi juga sarana edukasi yang bermanfaat. Literasi digital adalah kunci untuk menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi tantangan dunia digital.jadi mari kita bijak berteknologi.