Badung9 Maret 2026 – Sebanyak 15 siswa berkebutuhan khusus jenjang Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) sedang melaksanakan kegiatan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diselenggarakan pada tanggal 11 dan 12 Maret 2026. Para siswa yang terdiri dari anak-anak dengan hambatan pendengaran (tunarungu) dan hambatan intelektual (tunagrahita) ini tampak sangat antusias dan bersemangat mengikuti seluruh tahapan simulasi. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi mereka untuk mulai beradaptasi dan mengenal suasana ujian yang sebenarnya.
Selama pelaksanaan gladi bersih berlangsung, para siswa didampingi oleh tim Proktor serta Bapak/Ibu Wali Kelas. Pendampingan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis perangkat dan aplikasi ujian, tetapi yang lebih utama adalah untuk melatih mental anak-anak agar merasa nyaman, percaya diri, dan tidak gugup saat hari pelaksanaan tiba.
Meskipun berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme, simulasi ini juga memberikan sebuah catatan evaluasi yang penting, khususnya terkait materi yang diujikan. Berdasarkan pantauan di lapangan, tingkat kesulitan soal dirasa cukup sulit, terutama bagi siswa tunagrahita. Hal ini dikarenakan instrumen soal TKA tersebut pada dasarnya disusun dengan standar yang ditujukan untuk siswa di sekolah umum, sehingga menuntut kemampuan kognitif yang menantang bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Dengan terselenggaranya gladi bersih ini, pihak sekolah dapat melakukan evaluasi secara komprehensif. Evaluasi tersebut akan digunakan untuk memetakan hasil pengerjaan siswa sekaligus memperbaiki segala kekurangan teknis yang terjadi. Harapannya, segala penyesuaian dan persiapan yang dilakukan akan mSMembuahkan hasil, sehingga pada saat pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik mendatang, seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal sesuai dengan potensinya masing-masing. Gladibersih TKA Jenjang SMPLB



